Sadis!!! Seorang Ayah Aniaya Balita Hanya Karena Kalah Game Online,

Kembali kasus kekerasan terhadap anak terjadi dan kali ini di Sidoarjo, Jawa Timur. Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo menangkap seorang pelaku berinisial RF yang diduga menganiaya anaknya sendiri yang masih balita. Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pelaku tega menganiaya lantaran sering kalah pada permainan dalam jaringan (online game). “Jadi pelaku mengaku kalah saat main game online. Kemudian anaknya menjadi tempat pelampiasan,” kata Kusumo di Mapolresta Sidoarjo, seperti dikutip Antara, Selasa (13/7/2021).

Menurut Kusumo, pelaku melampiaskan emosinya kepada sang buah hati yang masih balita dengan memukul punggung belakang anaknya menggunakan telapak tangan. Tidak hanya itu, terduga juga menampar wajah anaknya dengan menggunakan baju. “Kejadian kekerasan fisik terhadap anak tersebut dilakukan RF di rumahnya di Tulangan, Sidoarjo, pada 29 Juni 2021 sore.

Bermula saat dirinya pulang kerja, setibanya di rumah, mengetahui kondisi rumah berantakan dan anaknya belum mandi,” ujar Kusumo. Kemudian, pelaku mengajak anaknya mandi.

Namun, korban tidak mau sambil menangis. Pelaku yang cekcok dengan istrinya kemudian terbawa emosi dan memaksa anaknya mandi. “Dari situlah kekerasan fisik dilakukan RF pada anaknya yang tidak mau disuruh mandi. Baju korban dibuka paksa, lalu punggung belakangnya dipukul sekali dengan telapak tangan kanan sambil berkata keras pada anaknya. Tidak puas, RF lanjut memukuli wajah korban dengan baju,” ujar Kusumo. Sebelumnya, di media sosial beredar video berdurasi 17 detik merekam kekerasan fisik seorang ayah kepada anaknya yang masih balita. Menindaklanjuti video viral tersebut, Satreskrim Polresta Sidoarjo melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak bergerak cepat mengungkap kasus ini. Polisi juga telah mendapatkan hasil visum korban dan diketahui bahwa terdapat luka pada  bagian telinga, pipi, dan kepala. RF disangka melanggar Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sumber : Antara

__Terbit pada
Juli 29, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *